cool hit counter UNAPPOLOGETIC | Page 4 of 59

→ Podcast iOS 11 update

Aplikasi Podcast di iOS 11 tak hanya sekedar mendapat pembaruan tampilan. Dalam salah satu sesi yang digelar pada pekan WWDC 2017 yang lalu, Apple memberikan informasi bagaimana podcast dapat dikategorikan. Podcaster (sebutan untuk para pembuat podcast) dapat mengkategorikan setiap podcast sebagai episode tunggal, berseri ataupun sebagai podcast tambahan. Seperti yang Jason Snell via Six Colors tulis:

New extensions to Apple’s podcast feed specification will allow podcasts to define individual seasons and explain whether an episode is a teaser, a full episode, or bonus content. These extensions will be read by the Podcast app and used to present a podcast in a richer way than the current, more linear, approach.

Tak hanya pengkategorian, aplikasi Podcast juga menyajikan data analitik bagi para Podcaster.

The other big news out of today’s session is for podcasters (and presumably for podcast advertisers): Apple is opening up in-episode analytics of podcasts. For the most part, podcasters only really know when an episode’s MP3 file is downloaded. Beyond that, we can’t really tell if anyone listens to an episode, or how long they listen—only the apps know for sure.

Data analitik yang tersedia di Podcast disajikan secara anonim untuk menjaga privasi para pendengar.

Apple said today that it will be using (anonymized) data from the app to show podcasters how many people are listening and where in the app people are stopping or skipping. This has the potential to dramatically change our perception of how many people really listen to a show, and how many people skip ads, as well as how long a podcast can run before people just give up.

 

Kumpulan review iPad Pro 10.5 inci

Seminggu yang lalu, dalam gelaran WWDC 2017, Apple merilis iPad Pro versi baru dengan ukuran layar 10.5 inci. Ukurannya tak jauh beda dengan versi 9.7 inci, hanya saja dengan bezel yang lebih tipis. Meski terdapat perbedaan ukuran, berat iPad Pro 10.5 tetaplah sama dengan versi 9.7. Selain membawa teknologi True Tone yang sudah diperkenalkan sebelumnya pada iPad Pro versi 9.7, Apple mengenalkan teknologi baru bernama ProMotion.

Dengan ProMotion, iPad kini memiliki refresh rate 120Hz dari yang biasanya hanya 60Hz. Otomatis, grafis yang dihasilkan lebih lancar dan bebas lag bahkan Apple mengklaim penggunaan Apple Pencil dengan iPad Pro 10.5 hanya memiliki latency sangat kecil yaitu 20 miliseconds.

Untuk urusan performa, jangan ditanyakan lagi. iPad Pro 10.5 membawa prosesor A10X Fusion dengan 6 inti. 3 inti untuk kebutuhan pemrosesan yang tinggi serta 3 inti untuk menghemat penggunaan daya baterai. Untuk ketahanan baterai, iPad Pro 10.5 diklaim sanggup bertahan hingga 10 jam.

Hari ini beberapa review seperti dari MacStories, iMore dan Daring Fireball sudah keluar. Berikut beberapa kesan mereka terhadap iPad Pro terbaru dari Apple.

Federico Viticci via MacStories:

Personally, after a week of usage, I’ve appreciated the 10.5′ form factor and new display so much, I’ve ended up somewhere in the middle. The 10.5′ iPad Pro feels great to hold with one hand when catching up on Twitter, reading articles saved in Safari, and putting together advanced automations in Workflow. I’ve missed this kind of portability from the 12.9′ iPad Pro, and I’ve enjoyed having a smaller companion to more comfortably work on planes, in the car, or around the house. Plus, the screen is incredible.

I’m not sure if I’ll end up using multiple iPads in the near future, but I know this: the 10.5” iPad Pro is the nicest, most powerful iPad I’ve used to date.

Selanjutnya ada John Gruber dari Daring Fireball:

Apple’s in-house chip team continues to amaze. No one buys an iPad because of CPU benchmarks, but the new iPad Pro’s CPU performance is mind-boggling. Forget about comparisons to the one-port MacBook — the iPad Pro blows that machine out of the water performance-wise. The astounding thing is that the new iPad Pro holds its own against the MacBook Pro in single-core performance — around 3,900 on the Geekbench 4 benchmark for the iPad Pro vs. around 4,200–4,400 for the various configurations of 13- and 15-inch MacBook Pros.1 Multi-core performance has effectively doubled from the first generation of iPad Pro. That sort of year-over-year increase just doesn’t happen anymore, but here we are. The new iPad Pro gets a multi-core Geekbench 4 score of around 9200; the brand-new Core M3-based MacBook gets a multi-core score of around 6800.

Rene Ritchie via iMore:

Apple says it makes iPad Pro more powerful than many PC laptops. I’m sure it’s more powerful than some but to me it’s really something different entirely. Old Intel architectures feel like massive transport planes. iPads Pro feel like drop ships out of sci-fi.

I’ve been incredibly impressed with the work of Apple’s silicon team since they were the first to jump to 64-bit on mobile with the A7.

The Verge hadirkan review iPad Pro 10.5 dalam bentuk video yang bisa kamu saksikan di sini:

Jujur saja, saya sangat amat terkesan dengan tim pengembangan chip prosesor yang ada di iPhone dan iPad. Bagaimana setiap tahun mereka bisa menghadirkan chip prosesor yang jauh lebih baik dengan versi sebelumnya. Didukung dengan software, optimalisasi keduanya bisa dicapai dan menghasilkan pengalaman pengguna yang berkali lipat lebih baik.

Mungkin, suatu hari nanti Apple akan menggunakan prosesor buatannya sendiri dan terlepas dari ketergantungannya terhadap Intel. Ya, suatu hari nanti.

→ Dropbox akan hadirkan integrasi dengan aplikasi Files di iOS 11

Kehadiran aplikasi Files untuk mengelola berkas yang tersimpan di iPhone atau iPad pada iOS 11 merupakan fitur yang sudah diidam-idamkan banyak orang. Tambahan ini sekaligus membuat iPad kembali dilirik menjadi perangkat alternatif selain desktop untuk bekerja lebih serius. Dalam Keynote WWDC 2017, aplikasi Files disebut akan mendukung integrasi dengan ruang penyimpanan awan seperti Dropbox atau Google Drive. Dropbox pun memastikan integrasi itu akan hadir di iOS 11.

Dari blog Dropbox:

You’ll be able to access files in your Dropbox account from third-party apps just as if they were stored on your iPhone or iPad. This integration will even work with Dropbox-specific features for teams, like commenting and viewer info, letting you collaborate on files from any app that supports file browsing.

Hampir semua file pekerjaan saya tersimpan di Dropbox dan integrasi ini nantinya akan sangat bermanfaat.

Menggunakan mode satu tangan di keyboard iOS 11

Bisa dibilang, iOS 11 membawa cukup banyak perubahan tampilan dibandingkan dengan iOS 10. Beberapa aplikasi bawaan Apple seperti App Store, Podcast dan Calculator mengalami perubahan desain. Mengikuti desain aplikasi Music yang sudah dirombak sebelumnya dengan tulisan yang lebih tebal dan besar. Namun update iOS 11 bukan sekedar masalah tampilan. Ada begitu banyak fitur yang lebih mempermudah lagi penggunaan perangkat iPhone dan iPad dalam keseharian.

iOS 11 saat ini baru tersedia untuk para pengembang terdaftar. Oleh karena itu masih akan banyak bug, animasi yang tidak lancar, lag, hingga membuat baterai boros dan dapat mengganggu dalam penggunaan sehari-hari. Ada baiknya untuk bersabar menunggu rilis resmi iOS 11 September mendatang.

Salah satunya adalah mode penggunaan satu tangan pada keyboard di iOS 11. Dengan fitur ini, kamu dapat lebih mudah mengetik di iPhone, terutama pada iPhone seri Plus dengan ukuran layar yang lebar. Dengan mode penggunaan satu tangan, keyboard di padatkan ke bagian kanan atau kiri iPhone, tergantung dengan tangan mana yang kamu gunakan untuk mengetik. Cara menggunakannya:

Menggunakan mode satu tangan di keyboard iOS 11

  1. Tekan pada tombol bergambar bola dunia (globe) pada keyboard
  2. Selanjutnya tekan pada tombol bergambar keyboard dengan panah ke kiri atau kanan untuk mengaktifkan mode penggunaan satu tangan.

Untuk mengembalikan ke tampilan keyboard normal, kamu bisa mengulang dengan tekan dan tahan pada tombol globe dan memilih tombol dengan tampilan keyboard normal atau cara lainnya adalah dengan menekan tombol panah ketika pada mode penggunaan satu tangan.

Bagi saya pengguna iPhone seri plus, mode satu tangan ini sangat membantu sekali dalam mengetik pesan. Bagaimana menurutmu?

iOS 11 tambahkan opsi hapus aplikasi yang sudah lama tidak digunakan

Berbahagialah kamu yang masih menggunakan perangkat iOS dengan kapasitas 16GB. Pasalnya, Apple menambahkan satu pengaturan lagi di iOS 11 yang mempermudah kamu mengelola aplikasi yang jarang digunakan. Pengaturan ini dinamakan Offload Unused Apps di iOS 11. Fungsinya, menghapus secara otomatis aplikasi yang sudah jarang atau hampir tidak pernah kamu gunakan.

iOS 11 saat ini baru tersedia untuk para pengembang terdaftar. Oleh karena itu masih akan banyak bug, animasi yang tidak lancar, lag, hingga membuat baterai boros dan dapat mengganggu dalam penggunaan sehari-hari. Ada baiknya untuk bersabar menunggu rilis resmi iOS 11 September mendatang.

Cara menggunakan mode Offload Unused Apps di iOS 11

Pengaturan ini bisa kamu akses melalui aplikasi Settings. Caranya:
1. Masuk aplikasi Settings > General
2. Pilih iPhone Storage/ iPad Storage tergantung perangkat kamu ya
3. Tap Enable atau aktifkan pada mode Offload Unused Apps
4. Selanjutnya akan muncul deretan aplikasi yang terinstall dan diurutkan berdasarkan kapan terakhir kali kamu menggunakannya.

Cara menggunakan mode Offload Unused Apps di iOS 11 secara manual

Kalau Mode Offload Unused Apps ini sudah kamu aktifkan namun masih ingin menggunakannya secara manual untuk aplikasi lain, caranya:

  1. Masuk aplikasi Settings > General
  2. Pilih iPhone Storage/ iPad Storage tergantung perangkat yang digunakan
  3. Tap pada aplikasi yang di hapus pada daftar yang muncul
  4. Tap Offload App

iOS 11 tambahkan opsi hapus aplikasi yang sudah lama tidak digunakan

iOS 11 tambahkan opsi hapus aplikasi yang sudah lama tidak digunakan

Lalu bagaimana dengan data aplikasi yang dihapus lewat pengaturan ini? Tenang, data kamu akan tersimpan dengan aman kok. Kalau nanti kamu membutuhkan aplikasi yang telah terhapus, data juga akan secara otomatis dikembalikan.

Offload Unused Apps membantu pengguna iPhone atau iPad mengoptimalkan ruang penyimpanan perangkatnya.

Banyak fitur baru yang tidak Apple bahas di iOS 11 namun ternyata berguna dalam keseharian. Lebih lagi dengan kabar turunnya harga penyimpanan iCloud dan mendukung Family Sharing, kehabisan ruang penyimpanan di iPhone atau iPad dapat dihindari.

Masih penasaran dengan apa saja fitur-fitur baru di iOS 11? Simak catatan dari saya lainnya di sini.

Berlangganan
UNAPPOLOGETIC Newsletter

Dapatkan beragam informasi, berita seputar Apple juga tips dan trik perangkat iPhone, iPad dan Mac setiap minggunya