cool hit counter Review: Leaf for Twitter, tampil cantik meski terdapat beberapa fitur yang kurang | UNAPPOLOGETIC

Review: Leaf for Twitter, tampil cantik meski terdapat beberapa fitur yang kurang

Kalau ditanya, aplikasi apa yang paling sering saya coba mungkin jawabannya adalah Twitter client. Ubersocial, Twitteriffic, Tweetbot, Tweetings, Osfoora, Echofon, Flurry, dan masih beberapa lagi adalah aplikasi Twitter yang sudah pernah saya coba. Baru-baru ini saya mencoba aplikasi Twitter baru dengan desain yang cantik bernama Leaf.

Leaf adalah kolaborasi antara developer @iPlop dengan desainer grafis @Surenix. Sebagai desainer grafis yang sudah banyak berkolaborasi dengan banyak pengembang, @Surenix paham betul bagaimana mendesain sebuah aplikasi. Leaf adalah salah satunya. Mari kita bahas apa saja yang dimiliki oleh Leaf.

Desain

Untuk masalah desain, kemampuan @Surenix sudah tidak diragukan lagi. Tampilan Leaf sangat rapi dengan animasi yang menarik untuk dinikmati. Pada bagian atas terdapat logo Leaf dan pada bagian kirinya terdapat tombol untuk melihat profil akun yang sedang aktif. Sama seperti Tweetbot dan Twitterific, terdapat 4 tab di bagian bawah untuk mengakses Timeline, Mentions, DM dan Search.

Tweet yang memiliki media baik itu gambar atau video akan sedikit lebih panjang. Gambar atau video tersebut akan dijadikan background dengan efek gradasi. Tap pada gambar maka akan terbuka secara penuh.

Untuk berinteraksi dengan sebuah tweet, Leaf mengandalkan gesture. Swipe ke kanan untuk membalas sebuah tweet, swipe ke kiri untuk me-retweet, like atau menampilkan detail dari tweet tersebut. Tampilan yang paling menarik dari Leaf justru terdapat pada bagian Direct Messages. Jika aplikasi lain menampilkan pesan baris demi baris, pada Leaf percakapan ditampilkan dengan memilih avatar pada bagian atas aplikasinya. Tinggal swipe ke kanan atau kiri untuk berpindah antar pesan.

Leaf for Twitter adalah aplikasi Twitter baru yang tampil dengan desain cantik dan menawan meski fiturnya kurang lengkap.

Pada bagian atas sebelah kanan dari tab Timeline terdapat sebuah tombol untuk membuat tweet baru. Tap pada tombol tersebut dan tampilan untuk membuat tweet baru akan keluar dari atas. Layaknya aplikasi Twitter lainnya, pada Leaf kamu bisa menambahkan gambar serta lokasi ke dalam tweet.

Dengan desain dan animasi yang cantik, Leaf menghadirkan pengalaman baru dalam bermain Twitter.

Fitur

Leaf membawa fitur standar Twitter ke dalam aplikasinya. Pengelolaan List, mengetahui hashtags apa saja yang sedang trending, dukungan multi akun, push notifications, tweet marker, dan masih ada beberapa lagi. Kalau Tweetbot hanya mengijinkan streaming timeline ketika sedang terkoneksi dengan wifi, Leaf menawarkan opsi untuk streaming lewat koneksi data selular. Tentunya akan lebih memboroskan kuota yang kamu miliki karena tweet akan ditampilkan secara otomatis.

Dukungan multi akun di Leaf sedikit berbeda dengan Tweetbot atau Twitterific. Leaf hanya dapat menggunakan akun Twitter yang sudah kamu atur di aplikasi Settings > Twitter terlebih dahulu. Begitu pula untuk sign out, harus dilakukan dari aplikasi Settings dan bukan dari Leaf.

Leaf for Twitter adalah aplikasi Twitter baru yang tampil dengan desain cantik dan menawan meski fiturnya kurang lengkap.

Leaf mendukung penyimpanan tweet sebagai draft meski hanya terbatas untuk satu tweet saja. Menyimpan tweet lain akan secara otomatis meng-overwrite draft yang sudah tersimpan. Kekurangan Leaf lainnya adalah belum adanya fitur untuk melakukan mute pada username, tweet ataupun hashtags. Aplikasi Leaf sendiri juga baru tersedia untuk iPhone saja.

Kesimpulan

Untuk urusan desain, campur tangan @Surenix dalam membuat Leaf tidak perlu diragukan lagi. Menurut saya untuk urusan desain, Leaf lebih unggul dibandingkan dengan Tweetbot ataupun Twitterific. Namun tidak secara fitur. Untuk power user yang membutuhkan fitur lebih dalam bermain Twitter, Tweetbot masih pilihan terbaik. Meski belum sepenuhnya merekomendasikan Leaf untuk bermain Twitter ketika Tweetbot dan Twitterfic menghadirkan fitur yang lebih lengkap, Leaf merupakan pilihan yang cukup layak dipertimbangkan.

Berlangganan
UNAPPOLOGETIC Newsletter

Dapatkan beragam informasi, berita seputar Apple juga tips dan trik perangkat iPhone, iPad dan Mac setiap minggunya

Leave a Reply

Berlangganan
UNAPPOLOGETIC Newsletter

Dapatkan beragam informasi, berita seputar Apple juga tips dan trik perangkat iPhone, iPad dan Mac setiap minggunya