5 Fakta Unik Pada Kue Lebaran yang Perlu Kamu Ketahui

Sejenak kembali umat muslim akan merayakaan Idul Fitri atau tak jarang disebut penduduk Indonesia sebagai lebaran. Uniknya, di Indonesia lebaran tidak cuma dirasakan umat muslim. Lebaran telah jadi kebiasaan penduduk Indonesia untuk berkumpul dan berbagi berbagai keceriaan bersama sanak famili, keluarga, tetangga dan berbagai lainnya. Salah satu yang tidak boleh tertinggal dikala perayaan Idul Fitri ialah berbagai ragam makanan ringan manis maupun basah siapa yang biasa disajikan nastar, putri salju, kastangel, dan lain sebagainya.

kue lebaran

Namun ternyata ada loh fakta menarik dari kue lebaran, yuk disimak:

1. Kreatif tidak sengaja

Kudapan kering terbukti telah lekat bersama peradaban muslim semenjak berabad-abad lalu. Berdasarkan sejarah, kudapan manis kering di dunia dari Persia yang berubah nama jadi Iran. Masyarakat tak jarang mengetahui kudapan manis kering semenjak abad ke-7.

Kudapan kering tak dulu diniatkan untuk dihasilkan. Dikala itu, para tukang roti berharap membikin kudapan manis awam terhadap biasanya. Sayangnya, terhadap masa hal yang demikian, memanggang kudapan manis bukan perkara yang gampang. Salah satu kesusahan yang patut dihadapi dalam memanggang kudapan manis ialah pemilihan temperatur dalam oven yang akan dipakai.

Untuk mengevaluasi temperatur yang pas, umumnya para tukang roti dikala itu menjatuhkan sedikit adonan ke dalam oven. Adonan kudapan manis yang jatuh inilah yang membikin kudapan manis kering lahir.

Dikala itu, kudapan manis kering cuma versi tidak tebal dari kudapan manis terhadap biasanya dan disampaikan dalam porsi kecil bersama warna coklat keemasan.

2. Menu kaum ningrat

Pada zaman dulu kudapan manis kering cuma disampaikan bagi kaum ningrat. Kudapan kering sesudah itu menyebar ke segala dunia via pedagang Muslim. Salah satu kawasan yang ikut serta mempopulerkan kudapan manis kering ialah daratan Eropa.

Di Eropa, histori kudapan manis kering berawal di Spanyol dikala penaklukan Muslim. Sekitar abad ke-14, penganan ini menjadi dirasakan oleh segala penduduk Eropa, menjadi dari member kerajaan sampai rakyat awam.

Kemudian terhadap 1596, makanan gampang ini jadi makanan yang disampaikan untuk kelas menengah di Inggris. Kudapan kering yang terkenal dikala itu bersifat persegi kecil yang diperkaya bersama kuning telor dan rempah-rempah.

Kepopuleran kudapan manis kering tambah berkembang sebab penganan ini dapat konsisten awet dalam kala yang lama. Ini membuatnya jadi makanan total untuk dibawa berpergian.

3. Produksi dikendalikan asosiasi profesional

Pada 1671, imigran Inggris, Skotlandia, dan Belanda membawa kudapan manis kering pertama ke Amerika Serikat. Kudapan kering sesudah itu disampaikan dikala minum teh.

Sama seperti dikala ini, pembuatan kudapan manis kering dilaksanakan oleh industri rumahan. Berikutnya, ratusan resep kudapan manis dijadikan di Amerika Serikat.

Baru lebih kurang abad ke-17 dan 18 di Eropa, pembuatan kudapan manis menjadi dikendalikan bersama hati-hati oleh asosiasi profesional.

4. Makanan wajib ketika melakukan suatu perayaan di eropa

Ketika revolusi industri, terhadap abad ke-19, teknologi pembuatan kudapan manis tambah maju. Dikala itu, pelbagai-ragam kudapan manis kering dihasilkan menjadi dari rasa manis sampai gurih.

Sesudah dikala itu, kudapan manis jadi keliru satu kudapan patut untuk beraneka perayaan di Eropa ataupun Amerika seperti Natal dan sebagainya.

5. Masuk Indonesia dikala penjajahan Belanda

Di Indonesia sendiri keliru satu kudapan manis kering yang tenar ialah nastar. Penganan ini laris saat Lebaran. Ketika nastar, sesudah itu munculberbagai varian kudapan manis kering lainnya. Nastar masuk ke Indonesia saat masa penjajahan Belanda. Kudapan ini jadi substitusi pie blueberry atau apel yang yakni kegemaran bangsa Belanda.

Nama nastar ialah kepanjangan bahasa Belanda ialah “Ananas / nanas” dan “Taart/tart/pie” yang artinya Tart nanas. Sampai nanas sendiri yakni substitusi buah blueberry yang susah ditemukan di Indonesia. Saat ini, nastar yakni keliru satu kudapan manis kering unggulan di Indonesia untuk beraneka perayaan dan menyambut tetamu.

Nah, bagaimaan dengan 5 fakta tersebut? Menarik sekali bukan?

Leave a Comment