cool hit counter Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad | UNAPPOLOGETIC

Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad

Ketika iOS 9 diperkenalkan oleh Apple, ada salah satu fitur yang kemudian menjadi perdebatan banyak orang. Fitur yang bernama content blocker dan dibenamkan ke dalam Safari sebagai peramban bawaan iOS memicu kontroversi terutama di kalangan media. Pasalnya fitur content blocker ini dapat menghalau iklan atau script yang ditambahkan ke dalam sebuah laman web ketika diakses oleh pengguna.

Kehadiran content blocker di perangkat iOS masih menjadi perdebatan yang panjang hingga sekarang. Media baik itu web berita ataupun blog milik pribadi berhak untuk menampilkan iklan ataupun script di situsnya. Sebagai publisher, iklan yang ditampilkan di laman webnya dapat menjadi pemasukan agar situsnya tetap berjalan dengan baik misalnya membayar biaya hosting, perpanjangan domain, dll. Namun di satu sisi dengan hadirnya iklan dan script hingga custom font membuat pembaca harus memuat konten yang lebih banyak dan itu berarti memakan kuota serta waktu loading yang lebih banyak. Selain kenyamanan karena waktu tunggu yang lebih lama, kuota yang dibutuhkan pun lebih besar.

Menghemat kuota dengan content blocker pun bukan isapan jempol semata. Ben Brooks telah menguji dan menyimpulkan bahwa penggunakan content blocker di iOS dapat menghemat hingga 30% data transfer yang dibutuhkan untuk memuat sebuah laman web. Selain menguji jumlah kuota yang dibutuhkan, Ben Brooks juga menguji bahwa penggunaan content blocker juga mempercepat loading sebuah website. Dalam testnya, iMore misalnya dari yang sebelumnya termuat dalam 18 detik tanpa content blocker, hanya membutuhkan waktu 2.3 detik untuk termuat dengan menggunakan content blocker.

Untuk mengaktifkan content blocker sedikit berbeda dengan menggunakan aplikasi iOS lainnya. Kamu harus mengaturnya pada pengaturan Safari. Ada beberapa aplikasi pilihan content blocker yang bisa kamu unduh melalui App Store seperti Purify, Adamant, 1Blocker, Freedom hingga Focus yang dirilis oleh Firefox. Pilihan saya jatuh kepada 1Blocker.

Untuk mengaktifkan 1Blocker caranya:

  1. Setelah 1Blocker selesai diunduh dari App Store, buka aplikasi Settings
  2. Pilih Safari, lalu cari pilihan content blocker
  3. Aktifkan 1Blocker

Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad

Setelah mengaktifkan 1Blocker pada pengaturan Safari, selanjutnya buka aplikasinya. Lewat aplikasinya Anda bisa mengaktifkan beragam konten yang ingin diblokir mulai dari iklan, trackers script, Twitter dan Facebook widgets, hingga komentar, font, dan situs dewasa. Oh ya, penggunaan content blocker juga dapat membuat tampilan website sedikit berbeda dibandingkan aslinya. Terlebih jika script yang diblokir digunakan untuk mempercantik tampilan.

1Blocker juga memberikan whitelist untuk situs-situs yang ingin dimuat tanpa content blocker. Selain itu, kamu juga dapat membuat peraturan content blocker sendiri. 1Blocker bisa diinstall secara gratis namun untuk dapat mengaktifkan beberapa pemblokiran sekaligus kamu dapat membukanya dengan in-app-purchase sebesar Rp 45ribu.

Sebagai pembuktian kerja content blocker, saya mengambil screenshots dari beberapa situs yang pastinya kamu sudah cukup familiar.

Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad

Kiri: iMore dengan content blocker aktif. Kanan: iMore yang dimuat tanpa content blocker

Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad

Kiri: DetikCom dengan content blocker aktif. Kanan: DetikCom yang dimuat tanpa content blocker

Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad

Kiri: Hipwee dengan content blocker aktif. Kanan: Hipwee yang dimuat tanpa content blocker

Menggunakan 1Blocker sebagai content blocker di iPhone dan iPad

Kiri: Tempo dengan content blocker aktif. Kanan: Tempo yang dimuat tanpa content blocker

Kehadiran content blocker masih menjadi perdebatan panjang yang belum ada titik temu hingga sekarang. Menggunakannya atau tidak itu kembali ke pilihan masing-masing. Untuk beberapa situs pilihan, saya whitelist dan membiarkan termuat tanpa content blocker sebagai bentuk dukungan saya agar tetap bisa menikmati konten yang ada.

Sudah menggunakan content blocker di iOS? Bagaimana menurutmu dengan kehadiran fitur ini di perangkat iPhone dan iPad? Sampaikan di kolom komentar ya!

Download – 1Blocker – Gratis

Leave a Reply

Berlangganan
UNAPPOLOGETIC Newsletter

Dapatkan beragam informasi, berita seputar Apple juga tips dan trik perangkat iPhone, iPad dan Mac setiap minggunya